PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS112042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker



PT Kontak Perkasa Futures | Ada 3 Indeks Saham Baru di BEI

Ada 3 Indeks Saham Baru di BEI

Kontak Perkasa, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan 3 indeks saham baru yang salah satunya adalah IDX High Dividend 20, yakni indeks atas harga 20 saham perusahaan tercatat yang tercatat di BEI yang secara rutin membagikan dividen tunai dan memiliki imbal hasil dividen (dividend yield) kepada para pemegang sahamnya.

Dua indeks saham baru lainnya adalah IDX BUMN20 dan Jakarta Islamic Index 70 (JII70). IDX BUMN20 adalah indeks harga atas 20 saham perusahaan tercatat yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan afiliasinya. Sementara JII70 adalah indeks atas 70 saham syariah yang memiliki kapitalisasi pasar dan likuiditas transaksi tinggi.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, berharap ketiga indeks saham baru ini dapat menjadi menjadi alternatif acuan bagi para investor dan pengelola dana dalam melakukan investasi.

“Di masa mendatang, indeks-indeks ini dapat digunakan sebagai landasan acuan bagi produk-produk pasar modal, seperti reksa dana, Exchange Traded Fund (ETF), serta produk-produk derivatif lainnya,” ujarnya di Jakarta, Kakis (17/5/2018).

Ia mengungkapkan jika Indeks IDX High Dividend 20 adalah saham dari perusahaan tercatat yang membagikan dividen tunai selama 3 tahun terakhir serta memiliki rata-rata harian nilai transaksi reguler untuk periode 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan terakhir masing-masing lebih besar dari Rp1 miliar.

“Selanjutnya, Indeks IDX High Dividend 20 dipilih berdasarkan imbal hasil dividen, kriteria likuiditas, serta kapitalisasi pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Indeks IDX BUMN20 dipilih dari saham Perusahaan BUMN, BUMD, dan afiliasinya (merupakan anak perusahaan atau terdapat kepemilikan saham oleh pemerintah) yang telah tercatat selama 6 bulan. Selanjutnya, Indeks IDXBUMN20 dipilih berdasarkan kriteria likuiditas, jumlah hari diperdagangkan, dan kapitalisasi pasar.

“Kalau Indeks JII70 dipilih dari saham syariah yang masuk dalam konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan telah tercatat selama 6 bulan terakhir. Selanjutnya, Indeks JII70 dipilih menggunakan kapitalisasi pasar dan rata-rata nilai transaksi harian di pasar reguler,” terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa metode penghitungan Indeks IDX High Dividend 20 menggunakan metode capped dividend yield adjusted free-float market capitalization weighted. Indeks ini menggunakan nilai kapitalisasi pasar dan jumlah saham beredar di publik (free float) sebagai bobot dengan penyesuaian menggunakan imbal hasil serta mengenakan batasan bobot dalam indeks paling tinggi untuk satu saham adalah 15%.

Adapun, metode penghitungan Indeks IDX BUMN20 menggunakan metode capped market capitalization weighted atau menggunakan kapitaliasi pasar sebagai bobot serta mengenakan batasan bobot dalam indeks paling tinggi untuk satu saham adalah 15%. Sementara metode perhitungan Indeks JII70 sama dengan mayoritas indeks saham yang ada di BEI, yakni market capitalization weighted .

“Kami akan melakukan 2 jenis evaluasi berkala atas Indeks IDX High Dividend 20 dan IDX BUMN20, yaitu evaluasi mayor yang mencakup evaluasi atas konstituen dan penyesuaian kembali bobot saham dalam indeks. Selanjutnya adalah evaluasi minor yang hanya mencakup penyesuaian kembali bobot saham dalam indeks,” imbuh Tito.

Untuk Indeks IDX High Dividend 20, evaluasi mayor dilakukan setiap akhir Januari dan selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di Februari. Evaluasi minor untuk indeks tersebut dilakukan setiap akhir Juli dan selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di Agustus.

Sementara itu, evaluasi mayor Indeks IDX BUMN20 dilakukan setiap akhir Januari dan Juli untuk selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di Februari dan Agustus. Evaluasi minor untuk Indeks IDX BUMN20 dilakukan setiap akhir April dan Oktober untuk selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di Mei dan November.

Indeks JII70 akan dilakukan peninjauan berkala setiap akhir Mei dan November untuk selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di Juni dan Desember. Periode ini mengikuti jadwal peninjauan berkala ISSI dan Jakarta Islamic Index (JII).

“Kami menetapkan tanggal dasar untuk indeks IDX High Dividend 20 dan IDX BUMN 20 pada 30 Januari 2009 dengan nilai dasar 100. Sementara untuk indeks JII70 ditetapkan tanggal dasar pada 29 Mei 2009 dengan nilai dasar 100,” pungkasnya.

Kontak Perkasa Futures | Dolar AS Melayang, Emas Turun Sedikit

Kontak Perkasa Futures Dolar AS Melayang, Emas Turun Sedikit

Kontak Perkasa, Chicago - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit lebih rendah pada Selasa (15/5/2018) pagi WIB, karena dolar AS melayang lebih tinggi.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, turun 2,5 dolar AS atau 0,19 persen, menjadi ditutup di 1.318,2 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur uang terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,05 persen menjadi 92,581 pada pukul 20.00 GMT.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu, imbal hasil surat utang negara AS melihat keuntungan yang cukup besar pada Senin (24/5), karena para pedagang mencari petunjuk lebih lanjut tentang niat kenaikan suku bunga The Fed.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun yang menjadi acuan, bertambah 1,6 basis poin menjadi 2,983 persen. Imbal hasil obligasi pemerintah yang lebih tinggi dapat mendorong pelemahan untuk emas, yang seperti komoditas-komoditas lainnya tidak menawarkan imbal hasil.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 10,7 sen AS atau 0,64 persen, menjadi menetap di 16,645 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Juli, turun 11 dolar AS atau 1,19 persen, menjadi ditutup di 914,9 dolar AS per ounce.

PT Kontak Perkasa Futures | Rupiah Tembus Rp14.000, Oso Bela Jokowi

Rupiah Tembus Rp14.000, Oso Bela Jokowi

Kontak Perkasa – Pekanbaru, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang membela pemerintahan Jokowi terkait menguatnya dolar dihadapan rupiah yang sempat menyentuh Rp14.000. Politisi yang akrab disapa Oso itu menjelaskan depresiasi rupiah merupakan gejala global dan bukan Indonesia saja yang mengalaminya.

“Ini masalah dunia bukan hanya di Indonesia, jadi kalau masalah hanya di Indonesia kita boleh marah,” kata Oso di Pekanbaru, Riau, Selasa (8/5/2018).

Ketua DPD RI itu menambahkan jika nilai tukar rupiah yang melemah diyakini akan kembali ke angka yang normal. Dia yakin tim ekonomi Jokowi mampu menyelesaikan gejolak depresiasi ini karena hal ini tidak terjadi bukan kali pertama saja.

“Kalau Rp14.000 enggak perlu cemas karena terjadi dalam circle dunia,” pungkasnya.

Kontak Perkasa Futures | Emas Berjangka Turun Tipis Karena Dolar AS

Emas Berjangka Turun Tipis Karena Dolar AS

Kontak Perkasa – Chicago, Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tipis pada akhir perdagangan Selasa (8/5/2018) pagi WIB, karena dolar AS terus menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun 0,60 dolar AS atau 0,05 persen, menjadi menetap di 1.314,10 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,18 persen menjadi 92,78 pada pukul 19.28 GMT, level tertinggi sejak awal 2018.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS naik, itu akan mengekang daya tarik untuk emas yang dihargakan dalam dolar AS, yang berubah menjadi kurang menarik bagi investor yang menggunakan mata uang relatif lemah.

Pasar saham AS juga membukukan keuntungan pada Senin (7/5). Ketika ekuitas naik maka logam mulia biasanya jatuh, karena investor lebih terpikat ke pasar saham.

Sementara itu, lonjakan harga minyak telah membuat para pengamat keuangan bertanya-tanya apakah Federal Reserve AS mungkin menjadi lebih agresif dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 2,4 sen AS atau 0,15 persen, menjadi menetap di 16,495 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Juli naik 3,0 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 913,30 dolar AS per ounce.

PT Kontak Perkasa Futures | Ekonom UGM Minta Manajemen Telkom Dirombak

Ekonom UGM Minta Manajemen Telkom Dirombak

Kontak Perkasa,  Jakarta – Daya tarik saham emiten BUMN dan anak usahanya meredup di sepanjang tahun ini. Secara year-to-date (ytd), harga saham emiten BUMN dan anak usahanya mencatatkan penurunan rata-rata sebesar 6%.

Ekonom Konstitusi Defiyan Cori mengkritik buruknya kinerja BUMN PT Telkom. Kerugian ini banyak diderita BUMN yang berkiprah di sektor telekomunikasi.

Harga saham PT Telkom tertekan di BEI jatuh ke posisi lima dalam kapitalisasi pasar. Harga sahamnya turun hingga 11%.

Defiyan Cori yang merupakan Lulusan FE UGM dan Ketua Forum Ekonomi Muda Indonesia (FEMI) ini menilai banyak investor melepas saham TLKM lantaran sentimen Satelit Telkom 1 yang belum sepenuhnya hilang meski hal itu terjadi pada Agustus 2017. Menurutnya, investor sekarang sudah cerdas, tak bisa lagi dikelabui oleh polesan-polesan. Mereka melihat kinerja dan banyaknya permasalahan di tubuh PT Telkom hingga akhirnya melepas saham PT Telkom di bursa saham.

“Anjloknya saham PT Telkom hingga sampai 3.730 saat ini menunjukan investor sudah tidak tertarik. Investor sudah tidak dapat dikelabui. Ada permasalahan besar di baliknya,” kata Defiyan saat dihubungi, Rabu (18/4/2018).

Melihat kondisi ini, Defiyan menegaskan bahwa menyelesaikan permasalahan inefisiensi dan inefektivitas manajemen dalam tubuh Telkom harus menjadi prioritas utama. Terlebih, para Dewan Manajemen yang tidak berparadigma kapitalisme saja sebab BUMN modal awalnya adalah dari negara.

“Harus punya paradigma konstitusi. Contohnya, soal satelit Telkom 1 itu akibat cara berpikir manajemen yang mau untung besar. Mengganti barang tua, namun akhirnya rusak,” imbuhnya.

Menempatkan profesional di bidang manajemen, lanjut Defiyan, memang penting bagi penyehatan pengelolaan BUMN dan juga koperasi untuk tujuan kesejahteraan semua orang.

Defiyan juga menyarankan, jangan ada lagi upaya “make up” atau memoles yang seolah besar, namun kenyataan hanya balon kosong. Laporan kinerja bagus, namun harga saham anjlok.

Terkait permasalahan yang terdapat pada BUMN, pemerintah wajib menegakkan amanat konstitusi, yaitu pasal 33 dalam menyusun sistem ekonomi bangsa dengan memperkuat BUMN dan memberikan peluang terciptanya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Pemerintah harus melakukan restrukturisasi terhadap menajemen PT Telkom Indonesia yang dinilai buruk karena pengawasan dari dewan komisaris ke direksi dalam mengawasi menajemen tidak berjalan,” ungkapnya.

Lanjut Defiyan, Badan Pemeriksa Keuangan sebaiknya melakukan audit laporan keuangan PT Telkom. Bentuk transparansi menunjukkan kinerja perusaahaan BUMN aman dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Telkom punya peran strategis juga sebagai BUMN untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jadi, harus profesional kinerjanya. Jangan seperti yang sekarang,” tutupnya.