PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

5 Alasan Mengapa Lionel Messi Putuskan Pensiun

5-alasan-mengapa-lionel-messi-putuskan-pensiun-wNpKONTAK PERKASA FUTURES – Tidak butuh waktu lama bagi Lionel Messi memutuskan pensiun dari tim nasional Argentina pasca menelan kekalahan di final Copa America Centenario 2016 atas Chile melalui drama adu penalti yang berakhir 2-4. Yang jadi persoalan sekarang adalah mengapa bintang Barcelona itu terkesan terburu-buru mengambil keputusan tersebut?

Secara statistik, Messi tercatat telah melakoni 112 laga selama 11 tahun bersama Argentina. Pemain bertubuh mungil itu sudah menyumbangkan 55 gol bersama timnas Tango sekaligus melampaui rekor top skor sepanjang masa milik Gabriel Batistuta (54 gol).

Ketika Messi sedang berada di puncak kariernya, ia malah memutuskan pensiun setelah gagal mengonversi penalti pertama Argentina usai sepakannya melesat di atas tiang gawang Chile. Celakanya, itu merupakan kegagalan Messi keempat di final, yakni final Copa America 2007 (Argentina dikalahkan Brasil 0-3), Piala Dunia 2014 (menyerah 0-1 dari Jerman), Copa America 2015 (kalah adu penalti dari Cile 1-4 (0-0), dan Copa America Centenario 2016 (kalah adu penalti dari Cile 2-4 (0-0).

Kegagalannya tersebut membuat Messi tertunduk malu sambil meneteskan air mata. Dan tak berselang lama ia akhirnya memutuskan pensiun dari timnas Argentina.

Berikut lima alasan yang berhasil dirangkum Selasa (28/6/2016)

1. Sangat Emosional
Lionel Messi terkesan sangat emosional saat mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina. Sebab ia seperti melampiaskan rasa frustrasinya setelah gagal mengantarkan Argentina juara dua kali secara beruntun saat tim polesan Gerardo Martino berada di final Copa Amerika (2015-2016). Itu diketahui saat dia melontarkan pernyataan kepada awak media usai pertandingan.

“Ada empat kesempatan emas merebut juara ketika kami masuk final, sayang semunya bukan untuk saya. Padahal saya sudah sejak lama menantikan gelar tersebut, tapi saya tidak bisa. Ini sangat sulit, tapi saya telah mengambil keputusan dan sekarang saya tidak lagi penasaran untuk mencobanya lagi. Karena setiap kali saya mencoba, saya justru gagal merebut juara,” sedih Messi.

2. Berada di Puncak Karier
Sebenarnya masih terlalu dini jika Lionel Messi memutuskan pensiun dari tim nasional Argentina. Dari segi usia, ia masih terbilang muda lantaran masih berada di bawah 30 tahun. Disisi lain, pemain kidal itu sudah memberikan kontribusi yang besar buat negaranya. Itu dibuktikan dengan melampaui catatan gol sepanjang masa Gabriel Batistuta (54 gol) dengan 55 gol.

Artinya, Messi sedang berada di puncak kariernya. Namun demikian, nasi sudah menjadi bubur dan Messi telah memutuskan untuk mengambil keputusan keluar dari tim nasional Argentina.

3. Dampak Pensiun Lionel Messi

Keputusan Lionel Messi mengundurkan diri dari timnas Argentina bisa menimbulkan efek domino. La Pulga kemungkinan bukan satu-satunya yang ingin menanggalkan seragam La Albiceleste. Ini yang harus diantisipasi Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Apalagi sebelumnya, bintang Barcelona itu mengkritisi AFA dengan menyebut jika AFA terlibat korupsi.

Sergio Aguero, Javier Mascherano dan Lucas Biglia adalah tiga pemain yang berencana mengikuti jejak Messi. Bila spekulasi ini benar terjadi maka AFA bersiap kehilangan pemain terbaik mereka di tim nasional Argentina.

4. Piala Dunia
Lionel Messi bisa saja mengurungkan niatnya untuk benar-benar pensiun dari tim nasional Argentina. Pasalnya, tim Tango pada 1 September mendatang akan melakukan laga kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguay. Jika Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) serius membenahi masalah ‘rumah tangga’, kemungkinan pemain berusia 29 tahun tersebut bisa kembali mengenakan jersey kebanggaan negaranya.

5. Reaksi Warga Argentina
Tidak adil jika penggemar mengecam keputusan Lionel Messi pensiun dari timnas Argentina. Bagitu pula dengan komentar pedas Diego Maradona yang mempertanyakan komitmennya di skuat tim Tango. Sekarang hanya ada satu cara untuk bisa membawanya kembali, yakni gelar juara. KONTAK PERKASA FUTURES

 

Sumber: http://soccer.sindonews.com/