PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Harga minyak mentah berbalik Jelang Jumlah Pengeboran AS

PT Kontak Perkasa Futures

Kontak perkasa – Harga minyak mentah berbalik rendah di sesi Asia pada hari Jumat meskipun sentimen prospek permintaan dan penawaran tetap optimis menjelang data jumlah pengeboran AS.

Minyak mentah untuk pengiriman November di Bursa Perdagangan New York berkurang 0,02% menjadi $50,43 per barel. Minyak Brent untuk pengiriman Desember di Bursa Berjangka ICE London turun 0,06% menjadi $52,48 per barel.

Angka dari jumlah terbaru sebelumnya oleh penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes menunjukkan jumlah pengeboran sumur minyak di AS naik 7 menjadi 425, menandai peningkatan 13 kalinya dalam 14 minggu.

Semalam, harga minyak lebih tinggi selama perdagangan Amerika, dengan minyak mentah berjangka AS menerobos level di atas $50 untuk pertama kalinya sejak akhir Juni, didukung oleh data yang menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah di AS jatuh untuk minggu kelima berturut-turut.

Pada hari Rabu, minyak New York diperdagangkan reli $1,14, atau 2,34%, setelah data mingguan dari Badan Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah turun 3,0 juta barel pekan lalu ke 499,7 juta, terendah sejak Januari.

OPEC dapat memangkas produksi minyak lain dalam pertemuan akhir November di Wina sebesar 1% lebih dari jumlah yang disepakati di Aljazair di bulan lalu, jika produsen merasa hal tersebut diperlukan, Menteri Energi Aljazair Nouredine Bouterfa mengatakan kepada TV lokal Ennahar. Dia juga mengatakan kepada Ennahar bahwa OPEC dan non-anggota OPEC akan mengadakan pertemuan informal di Istanbul 08-13 Oktober untuk membahas bagaimana menerapkan kesepakatan Aljazair, meskipun ia tidak memberikan rincian tentang siapa yang akan hadir.

Kartel minyak tersebut mencapai kesepakatan pembatasan produksi ke range 32,5 juta hingga 33,0 juta barel per hari, pengurangan 0,7% ke 2,2% dari produksi saat ini 33,2 juta barel.

Namun, analis pasar tetap skeptis atas kesepakatan itu, mengira bagaimana rencana tersebut akan dilaksanakan. (sumber: investing.com)