PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Mesjid Istiqlal mulai dipadati massa | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

20161014-polisi-ahok-masjid-istiqlal_20161014_114509

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR – Sejumlah massa unjuk rasa atau demonstrasi dari luar Jakarta mulai memadati Masjid Istiqlal, yang menurut rencana akan menjadi titik kumpul mereka, pada 4 November 2016. umat dini hari, kedatangan massa mulai terjadi sejak Kamis malam (3/11) seusai sholat Isya dan jumlahnya makin bertambah.

Massa berkumpul di halaman Masjid Istiqlal untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh. Bahkan tidak sedikit dari massa tersebut yang tidur-tiduran di lantai luar masjid.

Pengurus mesjid telah menyiapkan konsumsi berupa nasi kotak, roti maupun air putih untuk peserta aksi unjuk rasa yang memutuskan bermalam di Masjid Istiqlal.

Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdulsalam, mengatakan, banyak warga yang memberikan sumbangan makanan dan minuman untuk massa itu.

Ia memastikan sumbangan logistik itu atas nama pribadi dan tidak berasal dari organisasi maupun partai politik.
“Semuanya atas nama hamba Allah,” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan, mengatakan, massa demonstrasi itu akan berkumpul di Mesjid Istiqlal, sebelum berdemonstrasi pada 4 November 2016.

“Titik kumpul di Mesjid Istiqal. Baru bergerak usai shalat Jumat,” kata Iriawan di Jakarta.

Menurut dia, massa yang berkumpul di Mesjid Istiqlal, usai shalat Jumat akan berjalan kaki ke Hotel Borobudur – Gereja Immanuel di Gambir-Jalan Medan Merdeka Selatan melewati Kedubes Amerika Serikat-Balai Kota – Patung Arjuna Wijaya-Jalan Medan Merdeka Barat menuju ke Istana Merdeka.

Iriawan mengatakan, sejak Kamis sore, sejumlah massa dari luar Jakarta sudah tiba di ibu kota.

Massa tersebut rencananya akan bergabung dengan sejumlah ormas Islam, pada 4 November 2016, menuntut polisi mempercepat proses hukum Ahok atas dugaan penistaan agama.

Sedangkan Ketua ormas Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab memastikan aksi unjuk rasa yang akan digelar FPI dan ormas-ormas Islam lainnya pada 4 November 2016 berlangsung tertib dan aman.

“Kami komitmen besok (melakukan) aksi damai. Kami enggak mau rusuh,” kata Habib Rizieq usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi ahli agama, di Gedung Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Ia berharap Polri dan TNI yang bertugas mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tidak bersikap represif sehingga aksi demonstrasi yang rencananya akan dimulai usai shalat Jumat dapat berjalan tertib dan damai.

“TNI-Polri harus kooperatif di lapangan, jangan ada tindakan represif,” ujarnya.

Sebelumnya Kadivhumas Polri Irjen Polisi Boy Rafli Amar telah menerima surat pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa dari ormas Islam yang akan digelar pada 4 November 2016.

Menurut Boy, dalam surat tersebut, tertera pihak penanggung jawab aksi unjuk rasa adalah Bahtiar Nasir. Selain itu juga disebutkan bahwa massa demonstran mencapai 100 ribu orang.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan mengatakan bahwa massa pengunjuk rasa akan berkumpul di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sebelum melakukan demonstrasi pada Jumat 4 November 2016.

“Titik kumpul di Masjid Istiqal. Baru bergerak usai shalat Jumat,” kata Irjen Iriawan.

Menurut dia, massa yang berkumpul di Masjid Istiqlal, usai shalat Jumat akan berjalan kaki ke Hotel Borobudur – Gereja Immanuel di Gambir – Jalan Medan Merdeka Selatan melewati Kedubes Amerika Serikat – Balai Kota – Patung Arjuna Wijaya – Jalan Medan Merdeka Barat menuju ke Istana Presiden.

Untuk mengamankan aksi demonstrasi besar-besaran ormas Islam pada 4 November di Jakarta, TNI-Polri mengerahkan 18 ribu pasukan gabungan.

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

COPYRIGHT © ANTARA 2016