PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS112042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker



PT KONTAK PERKASA FUTURES | Kasus Bayi Debora, Saham Pemilik RS Mitra Anjlok

 

bursa

Kontakperkasa – Kasus meningalnya bayi Debora di Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres ternyata mempengaruhi harga saham PT Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA). Pada pembukaan pasar hari ini, saham MIKA langsung berada di zona merah, turun 50 poin ke Rp2,080 per saham.

Sebelum penutupan sesi I atau pukul 11:45 waktu JATS, saham MIKA anjlok 90 poin atau 4,27 persen ke level Rp2,020 per saham. Bahkan saham MIKA sempat menyentuh level terendah di Rp1,950 per saham. Padahal saat penutupan perdagangan pekan lalu, saham MIKA masih berada di posisi Rp2,130 per saham.

Memang, saat ini perseroan tengah dirundung masalah terkait dengan kasus meninggalnya bayi Debora di RS Mitra Keluarga Kalideres. Bayi yang bernama lengkap Tiara Debora yang menderita sesak napas ketika orang tuanya membawa ke RS. Sesampainya di RS Mitra Keluarga Kalideres, bayu Debora sempat mendapatkan pertolongan pertama dari dokter jaga. Setelah itu, dokter menyatakan jika bayi Debora harus masuk ke pediatric intensive care unit (PICU). Namun, orang tua bayi Debora kekurangan biaya untuk memasukan anaknya ke ruang PICU karena RS Mitra Keluarga Kalideres tidak melayani pasien BPJS.

Manajemen RS Mitra Keluarga menyatakan jika pihaknya saat itu membantu keluarga bayi Debora mencari RS yang menerima pasien BPJS. Sayangnya, kondisi bayi debora memburuk dan akhirnya menghembuskan napas terakhir ketika pihak RS dan orang tua bayi Debora sedang mencari RS yang bisa menampung pasien BPJS.

Kasus ini pun mendapat perhatian dari masyarakat. Banyak pihak kecewa dengan perlakuan RS Mitra Keluarga Kalideres yang tidak memberikan pelayanan yang maksimal tehadap pasien. Pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun akan memanggil manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres terkait meninggalnya bayi Debora. Dinkes akan meminta keterangan paramedis yang menangani Debora. Pemanggilan akan dilakukan hari ini.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas dalam keterangannya menjelaskan, berdasarkan cerita orangtua Debora yang beredar di media sosial, serta dari keterangan pers yang dikeluarkan pihak rumah sakit, Debora meninggal tanpa sempat mendapat pertolongan maksimal di rumah sakit. Wening menyayangkan respons RS Mitra Keluarga Kalideres terhadap pasien terkendala biaya seperti pasangan Rudianto dan Henny.

PT Kontakperkasa Futures

PT KONTAK PERKASA FUTURES | BEI Kembali Sabet Penghargaan Best Supporting Institution

kontak perkasa

BEI Kembali Sabet Penghargaan Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2017

Kontakperkasa – Bursa Efek Indonesia kembali meraih penghargaan “The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2017″ dari Global Islamic Finance Award.

Kepala Divisi Komunikasi BEI Yulianto Aji Sadono dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu mengemukakan bahwa BEI merupakan satu-satunya institusi dari Indonesia yang menerima penghargaan dari GIFA selama dua tahun berturut-turut.

PT Kontak Perkasa Futures | BPJS TK Gandeng Pemerintah Desa Ciptakan Desa Sadar Jamsostek

BPJS TK Gandeng Pemerintah Desa Ciptakan Desa Sadar Jamsostek

Kontak perkasa

BPJS TK Gandeng Pemerintah Desa Ciptakan Desa Sadar Jamsostek

Kontak perkasa – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mewujudkan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun Sony Suharsono melalui rilis yang diterima di Palangka Raya, Minggu, mwngatakan desa tersebut adalah Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat.

PT Kontak perkasa futures | Jelang 5G, Indonesia perlu siapkan tiga hal ini

PT Kontak perkasa

Dokumentasi teknisi melakukan pengesetan jaringan 5G sebelum berlangsungnya ujicoba jaringan di Jakarta

Kontak perkasa – Teknologi jaringan 5G diperkirakan hadir secara global pada 2020, beberapa negara bahkan ingin mengadopsi lebih awal pada 2019.
Perusahaan platform mobile Qualcomm menilai Indonesia perlu memperhatikan tiga komponen agar dapat merealisasikan 5G.
“Saya rasa fokus utama ke ketersediaan spektrum, pastikan cukup,” kata Direktur Senior dan Kepala Hubungan Pemerintahan Asia Tenggara, Taiwan dan Pasifik Qualcomm International Inc, Julie G. Welch, kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Untuk menuju spektrum yang memadai, pemerintah Indonesia dinilainya perlu membuat kebijakan yang sesuai untuk 5G dan spektrum.
Kepala Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong, menambahkan pemerintah perlu mengalokasikan spektrum untuk 5G karena persyaratan utama migrasi jaringan generasi terbaru itu adalah spektrum.
Kedua, pemerintah perlu menyiapkan regulasi teknologi terbaru karena selain kecepatan yang berbeda, 5G juga memiliki aspek yang berbeda dengan implementasi 4G.
Poin yang tidak kalah penting dalam menuju 5G adalah menciptakan ekosistem yang mendukung, misalnya mengenai ketersediaan perangkat.
“Operator jaringan harus didukung supaya bisa memberikan pengalaman 5G, misalnya latensi rendah,” kata Shannedy.
Teknologi 5G akan sangat terasa pada sektor industri perangkat terhubung internet alias internet of things (IoT) yang berpotensi untuk berkembang pesat pada era 5G.
Direktur Hubungan Pemerintahan Asia Tenggara Qualcomm, Nies Purwati, memperkirakan teknologi 5G yang dapat dipakai konsumen perlu waktu untuk dapat diadaptasi di Indonesia.
Operator di Indonesia perlu persiapan sehingga diperkirakan 5G untuk konsumen setelah tahun 2020.

PT Kontakperkasa Futures | Eset Beberkan Cara Kerja Peretas Masuk ke Jaringan Perusahaan

PT Kontakperkasa Futures

PT Kontakperkasa Futures – Eset Beberkan Cara Kerja Peretas Masuk ke Jaringan Perusahaan

Kontakperkasa – Banyak pengguna komputer masih membuat kesalahan yang sama dengan menggunakan password serupa di banyak akun, seperti menggunakan password perusahaan untuk akun pribadi. Apabila akun tersebut berhasil dibobol kata sandinya, maka dengan sendirinya akan menjadi penyebab terjadinya pelanggaran sistem perusahaan yang berakibat fatal.

Mengutip Laporan Investigasi Pelanggaran Data Verizon 2017 (DBIR) yang mengatakan bahwa jumlah pelanggaran data telah meningkat dari 50% menjadi 66%, kemudian menjadi 81% selama tiga tahun terakhir melibatkan kredensial seperti password sebagai penyebab utamanya.

Uji coba yang dilakukan oleh Preempt terhadap penggunaan kata sandi dengan sepuluh karakter, hasilnya sangat mengejutkan, password dengan kompleksitas rendah dapat dibobol dalam waktu kurang dari satu hari, sedangkan untuk kompleksitas medium dibutuhkan waktu kurang dari seminggu, dan password dengan kompleksitas tinggi butuh waktu kurang dari sebulan.

“Dari fakta ini, kita dapat menyimpulkan bahwa kompleksitas kata sandi tidak sepenuhnya berhasil. Kerumitan password masih dianggap lemah karena kamus kata sandi yang dimiliki oleh peretas yang memiliki software berisi kata-kata sandi,” kata Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh, Jakarta, Jumat (10/8/2017).

Yudhi menambahkan bahwa biasanya password dibuat tidak unik dan seringkali beberapa orang menggunakan kata sandi secara berulang. Password memiliki pola tertentu, dalam kebanyakan kasus 100 pola teratas dapat memecahkan sebagian besar password dalam sebuah perusahaan.

“Memecahkan password sangat mudah, tergantung pada seberapa canggih hardware yang digunakan, hanya dibutuhkan sedikit waktu jika dilakukan menggunakan teknik brute force. Pengguna komputer, seperti para karyawan seringkali berbagai password, menggunakan kata sandi yang identik atau kata kunci serupa di banyak layanan,” imbuhnya.

Menurutnya kebijakan, kadaluarsa password tidak dijalankan semestinya, seringkali kebijakan perubahan password dinonaktifkan atau kadang dikhususkan hanya untuk eksekutif atau petinggi perusahaan yang lain. Satu akses yang dibajak dari karyawan sudah lebih dari cukup untuk meretas sistem perusahaan.

“Penjahat digital bisa memperoleh akses langsung ke jaringan perusahaan dan mencuri semua informasi penting dan rahasia milik perusahaan. Pengguna komputer harus memahami bahwa sekarang bukan saatnya mengandalkan pada satu password semata,” ungkapnya.

Menghadapi kendala seperti ini, metode otentikasi dua faktor (Two-Factor Authentication/2FA) bisa menjadi jalan keluar bagi perusahaan-perusahaan untuk menekan faktor human error akibat penggunaan password yang buruk atau permasalahan digital lain yang muncul. Teknologi ini merupakan opsi keamanan ganda yang bisa membantu perusahaan dalam melindungi kebocoran data. Selain itu, dapat diimplementasikan dalam keperluan digital sehari hari, seperti saat login komputer, login ke applikasi internal perusahaan, login ke Web Mail, login ke VPN dan kode approval.

Sumber: investing.com
Edited: PT Kontakperkasa Futures