PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT Kontak Perkasa Futures | Bahana Salurkan Dana Rp325,5 Miliar untuk Program Kemitraan

bursabankKontak Perkasa – Jakarta, Bahana Artha Ventura kembali menyalurkan dana melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang bersinergi dengan badan usaha milik negara (BUMN) untuk mendorong usaha kecil menengah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Pembinaan Usaha Bahana Artha Ventura, Agus Wicaksono mengatakan jika BAV kembali akan menandatangani kerja sama penyaluran dana PKBL bersama dengan Angkasa Pura II, yakni BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan dan pengusahaan bandar udara senilai Rp24 miliar dan Airnav, yakni lembaga penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan Indonesia senilai Rp3 miliar.

Total dana PKBL yang disalurkan oleh anak usaha Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) ini telah mencapai Rp325,5 miliar.

“Kami telah dipercaya oleh 9 BUMN untuk menyalurkan dana melalui program kemitraan ini selama bertahun-tahun karena tingkat kolektibilitas kami selalu lancar dan dana tersebut  bisa disalurkan ke sejumlah UKM yang tersebar di seluruh Indonesia melalui sejumlah Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD),” katanya, di Jakarta, Senin (18/9/2017).

BAV menargetkan untuk sepanjang 2017 akan menyalurkan dana PKBL sebesar Rp60 miliar untuk seluruh UKM di Indonesia. Tahun depan dana tersebut ditargetkan naik menjadi Rp100 miliar setelah dalam bulan ini pemerintah melalui Permen yang baru menaikkan plafond kredit menjadi maksimal Rp200 juta per mitra binaan, dari yang sebelumnya maksimal Rp75 juta per mitra binaan dengan tenor maksimal 3 tahun.

Menurutnya, hingga saat ini BAV telah memiliki jaringan 27 PMVD di 26 provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua sehingga memudahkan penyaluran dana kemitraan ini. Jaringan PMVD tersebut bertugas untuk  memantau dan melaporkan perkembangan penggunaan dana tersebut, untuk memastikan dana yang digulirkan ini dapat dikembalikan tepat waktu dan UKM yang mendapat pendanaan mampu mengembangkan skala usahanya.

“Pada umumnya mitra binaan yang mendapat pendanaan ini bergerak di bidang perdagangan, kerajinan tangan serta jasa,” tukasnya.