PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT Kontak Perkasa Futures | Incar Dana Segar, Nusantara Infrastructure Lepas 5 Miliar Saham

Incar Dana Segar, Nusantara Infrastructure Lepas 5 Miliar SahamKontak Perkasa, Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), perusahaan bergerak di bidang infrastruktur akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 5 miliar saham dengan nilai nominal Rp 70 per saham.

Mengutip keterangan perseroan di keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/1/2018),perseroan akan menggunakan dana rights issue tersebut untuk biayai belanja modal dan keperluan modal kerja perseroan.

Liputan6.com, Jakarta – PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), perusahaan bergerak di bidang infrastruktur akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 5 miliar saham dengan nilai nominal Rp 70 per saham.

Mengutip keterangan perseroan di keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/1/2018),perseroan akan menggunakan dana rights issue tersebut untuk biayai belanja modal dan keperluan modal kerja perseroan.

Grup Rajawali Lepas Saham Nusantara Infrastructure

Sebelumnya, Grup Rajawali melalui PT Hijau Makmur Sejahtera melepas kepemilikan sahamnya di PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) sebesar 21 persen atau sebanyak 3,2 miliar lembar saham kepada PT Matahari Kapital Indonesia pada Jumat 8 September 2017.

Pelepasan saham milik grup Rajawali dilakukan pada waktu tepat ketika pemerintah sedang mempercepat pembangunan sektor infrastruktur saat ini. Ini guna menunjang pertumbuhan ekonomi dan pemerataan akses infrastruktur kepada masyarakat di Indonesia. Adapun penjualan dilakukan sebesar Rp 270 per saham.

Direktur Pelaksana PT Rajawali Corpora Satrio Tjai menuturkan, keputusan melepas kepemilikan saham di Nusantara Infrastructure ini merupakan aksi pemegang saham dengan mempertimbangkan grup Rajawali selama ini hanya pemegang saham minoritas di Nusantara Infrastructure.

Grup Rajawali sendiri tidak menutup kemungkinan untuk kembali investasi di sektor infrastruktur apabila ada peluang. “Kami akan terus mengembangkan peluang usaha yang memenuhi kriteria bisnis internal grup Rajawali yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan stakeholders lainnya,” ujar Satrio, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 13 September 2017.

Berdasarkan data RTI per 31 Agustus 2017, pemegang saham PT Nusantara Infrastructure Tbk antara lain Eage Infrastructure sebesar 22,32 persen, PT Hijau Makmur Sejahtera sebesar 21 persen dan publik sebesar 56,68 persen.