PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR | Wall Street masih merugi setelah laporan PDB

PT Kontak Perkasa Futures

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR – Saham-saham di Wall Street mengalami kemunduran lebih jauh pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan berita pertumbuhan ekonomi AS kuartal ketiga yang lebih kuat dari perkiraan di tengah laporan laba yang umumnya suram.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 8,49 poin atau 0,05 persen menjadi ditutup pada 18.161,19. Indeks S&P 500 kehilangan 6,63 poin atau 0,31 persen menjadi berakhir di 2.126,41, dan indeks komposit Nasdaq merosot 25,87 poin atau 0,50 persen menjadi 5.190,10.

Produk domestik bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,9 persen pada kuartal ketiga 2016, mengalahkan konsensus pasar sebesar 2,5 persen, menurut estimasi “awal” yang dirilis oleh Departemen Perdagangan pada Jumat. Pada kuartal kedua, PDB riil meningkat 1,4 persen.

Akselerasi pertumbuhan PDB riil pada kuartal ketiga mencerminkan kemajuan dalam investasi persediaan swasta, percepatan ekspor, penurunan lebih kecil pengeluaran pemerintah di negara bagian dan pemerintah daerah, serta peningkatan dalam pengeluaran pemerintah federal, kata departemen itu.

“Ketika FOMC bertemu minggu depan, laporan ini akan menjadi baru dalam pikiran mereka. Mereka cenderung melihat itu sebagai pembenaran dari perkiraan mereka dan alasan lebih lanjut untuk menaikkan suku bunga, meskipun tren mengikis masih jelas dalam angka tahun-ke-tahun,” kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Dalam berita perusahaan, setelah bel penutupan Kamis, mengumumkan laba bersih sebesar 252 juta dolar AS untuk kuartal ketiga 2016, atau 0,52 dolar AS per saham dilusian, dibandingkan dengan 79 juta dolar AS, atau 0,17 dolar AS per saham dilusian di kuartal ketiga 2015.

Setelah merilis hasil kuartalan lebih lemah dari perkiraan, saham raksasa e-commerce itu merosot 5,14 persen menjadi 776,32 dolar AS per saham.

Saham Exxon Mobil menurun 2,46 persen menjadi 84,78 dolar AS per saham, setelah perusahaan minyak AS itu melaporkan penurunan 38 persen dalam laba kuartalannya.

Untuk minggu ini, Dow naik 0,1 persen, S&P 500 turun 0,7 persen, sedangkan Nasdaq turun 1,3 persen, demikian dikutip dari Xinhua.

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

COPYRIGHT © ANTARA 2016