PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Tag Archives: apa investasi

PT KONTAK PERKASA FUTURES | RI Catat Surplus US$ 1,76 Miliar, IHSG Naik 22,52 Poin

IHSG Naik 22,52 PoinKontak Perkasa – Jakarta – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada sesi pertama perdagangan saham. Penguatan IHSG ini di tengah rilis data neraca perdagangan yang surplus US$ 1,76 miliar pada September 2017.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan saham, Senin (16/10/2017), IHSG naik 22,52 poin atau 0,38 persen ke posisi 5.946,65. Indeks saham LQ45 naik 0,43 persen ke posisi 991,12. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.956,01 dan terendah 5.927,98. Ada sebanyak 171 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 133 saham melemah. 117 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai sekitar 197.888 kali dengan volume perdagangan 7,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,4 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 50,93 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.475.

Di pasar negosiasi tercatat transaksi saham PT Nippon Indosari Corpora Tbk (ROTI) melonjak Rp 1 triliun dengan frekuensi 43 kali. Saham ROTI naik 2,92 persen ke posisi Rp 1.235 per saham. Kemungkinan transaksi itu dibantu oleh PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia dan PT BCA Sekuritas.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham pertanian turun 0,04 persen, sektor tambang merosot 0,07 persen dan sektor saham barang konsumsi tergelincir 0,04 persen.

Sektor saham konstruksi naik 0,96 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham keuangan naik 0,64 persen dan sektor saham perdagangan melonjak 0,57 persen.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan antara lain saham ZINC menguat 70 persen ke posisi Rp 238, saham KIOS melonjak 24,71 persen ke posisi Rp 2.120 per saham, dan saham MTWI menanjak 24,65 persen ke posisi Rp 354 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham GOLD merosot 22,55 persen ke posisi Rp 364 per saham, saham ASJT melemah 9,49 persen ke posisi Rp 715 per saham, dan saham PYFA tergelincir 7,61 persen ke posisi Rp 170 per saham.

Penguatan IHSG tersebut juga didorong rilis neraca perdagangan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada September 2017 surplus sebesar US$ 1,76 miliar. Sedangkan secara kumulatif sepanjang Januari-September 2017 mencetak surplus US$ 10,87 miliar, ‎meningkat 69,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS, Suhariyanto atau yang akrab disapa Kecuk mengungkapkan, ‎nilai ekspor Indonesia pada bulan kesembilan ini tercatat sebesar US$ 14,54 miliar. Sementara untuk impor pada September sebesar US$ 12,78 miliar.

“Tadi saya bilang ekspor US$ 14,54 miliar, impornya US$ 12,78. Ekspornya month to month-nya dia turun 4,51 persen tetapi impornya turunnya di dalam 5,39 persen. Dengan komposisi ini pada bulan September 2017 kita masih surplus sebesar US$ 1,76 miliar,” ujar Suhariyanto saat Rilis Neraca Perdagangan September 2017 di kantor BPS, Jakarta, ‎Senin 16 Oktober 2017.

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Bursa Asia Menguat Dekati Posisi Tertinggi dalam 10 Tahun

BURSA

Kontak Perkasa – Tokyo- Pasar saham Asia menguat ke level tertinggi dalam 10 tahun jelang akhir pekan ini, terpicu ekspektasi pertumbuhan global yang cepat.

Kenaikan tetap terjadi meskipun investor menahan laju saham, seiring penantian keluarnya data ekonomi AS dan China serta kongres Partai Komunis China yang rencananya berlangsung minggu depan.

Melansir laman Reuters, indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen, setelah naik 3,4 persen sepanjang bulan ini. Sementara indeks Nikkei Jepang sedikit berubah.

Sebelumnya, Wall Street sedikit melemah didorong penurunan saham AT & T setelah perusahaan telekomunikasi ini, melaporkan penurunan jumlah pelanggan pada bisnis televisi kabelnya.

Namun, indikator MSCI’s yang mencakup 47 pasar dunia mencapai rekor tertingginya, dan memperpanjang kenaikan hingga 17 persen.

Ekonomi global dinilai dalam kondisi terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir. Harapan pemotongan pajak oleh Presiden Donald Trump menambah daya tarik.

“Meskipun kita tidak tahu rincian reformasi pajak tersebut, namun pengumuman rencana untuk melakukan perombakan pajak terbesar dalam tiga dekade memicu gelombang baru dalam perdagangan,” kata Mutsumi Kagawa, Kepala Strategi Global Rakuten Securities.

Dalam mata uang, dolar kehilangan beberapa tekanan dalam beberapa hari terakhir karena imbal hasil obligasi AS tampaknya telah mencapai puncaknya untuk saat ini.

Di sisi lain, harga minyak pulih dari kerugian sebelumnya, meski masih berakhir lebih rendah pada hari ini. Ini usai Departemen Energi Amerika Serikat (AS) melaporkan penurunan persediaan minyak negaranya yang lebih besar dari perkiraan.

Pasar tertekan outlook bearish International Energy Agency, yang menurunkan perkiraan permintaan minyak untuk 2018.

Harga minyak mentah Brent LCOc1 turun 69 sen atau 1,2 persen menjadi US$ 56,25 per barel. Sementara minyak mentah AS CLc1 berakhir turun 70 sen atau 1,4 persen ke posisi US$ 50,60 per barel.

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Saham Emiten Tambang Rontok, Ada Apa?

saham

Kontak Perkasa – Sektor saham tambang turun tajam pada perdagangan saham sesi pertama perdagangan saham, Rabu (13/9/2017).

Berdasarkan data RTI, sektor saham tambang susut 3,36 persen, dan alami penurunan terbesar. Disusul sektor saham konsuksi susut 0,55 persen dan sektor saham infrastruktur tergelincir 0,36 persen.

Sementara itu, sektor saham pertanian naik 0,95 persen, dan alami penguatan terbesar. Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak variasi. IHSG susut 0,11 persen atau 4,47 poin ke level 5.867. Indeks saham LQ45 merosot 0,16 persen ke level 977,38. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Saham-saham tambang tertekan antara lain saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah 12,11 persen ke posisi Rp 10.700 per saham, saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tergelincir 7,51 persen ke level Rp 1.725 per saham, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 5,95 persen ke level Rp 1.185 per saham.

Selanjutnya saham PT Timah Tbk (TINS) melemah 6,49 persen ke level Rp 865 per saham, saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) turun 7,18 persen ke posisi Rp 905 per saham, kemudian saham PT Indika Energy Tbk (INDY) merosot 5,64 persen ke level Rp 1.835 per saham, saham PT Bumi Resoruces Tbk (BUMI) susut 5 persen menjadi Rp 228 per saham, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) tergelincir 4,8 persen ke posisi Rp 474 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, sektor saham tambang konsolidasi usai menguat tajam. Hal itu dipengaruhi oleh harga komoditas.

“Sedangkan dari dalam negeri sepertinya pengaturan harga batu bara untuk kelistrikan sepertinya bakal jadi sentimen,” kata William saat dihubungi Liputan6.com.

William menilai, rencana pengaturan harga batu bara untuk program kelistrikan itu bagus. Akan tetapi, menurut William, investor meresponsnya ada pembatasan.

Sumber bisnis.liputan6.com

Kontak Perkasa; Apa Bedanya Investasi dan Bisnis?

Gambar 1

Kontak Perkasa –

Di jaman sekarang ini tabungan bukan lagi satu-satunya cara untuk menyimpan uang sebagai jaminan masa depan atau bekal hidup di hari tua. Menanamkan modal dalam investasi dan bisnis adalah pilihan lain untuk menambah penghasilan atau sebagai simpanan di masa mendatang. Apa yang dimaksud dengan kedua istilah ini? Banyak orang yang sering menyamakannya walaupun sebenarnya kedua memiliki perbedaan definisi. Yang jelas, baik investasi dan bisnis bisa mendatangkan keuntungan bagi Anda, dan sebaliknya bisa juga memiliki resiko rugi. Berikut ini adalah perbedaan antara kedua istilah ini.