PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Tag Archives: rupiah

PT Kontak Perkasa Futures | Rupiah Menguat, IHSG Turun 10,52 Poin

Rupiah Menguat, IHSG Turun 10,52 Poin

Kontak Perkasa, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal pekan ini. Rupiah cenderung menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menahan pelemahan IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (26/3/2018), IHSG melemah 10,52 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.200,17. Indeks saham LQ45 susut 0,31 persen ke posisi 1.014,30. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.205,57 dan terendah 6.167,33. Sebanyak 155 saham melemah sehingga menekan IHSG. 186 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Semetara, 128 saham lainnya diam di tempat. Transaksi perdagangan saham cukup ramai.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 321.131 kali dengan volume perdagangan 9 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 6,9 triliun. Investor asing jual saham Rp 957,17 miliar di pasar regular.

Posisi rupiah di kisaran 13.734 per dolar Amerika Serikat. Sebagian besar sektor saham. Sektor saham infrastruktur melemah 0,60 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham barang konsumsi susut 0,55 persen dan sektor saham aneka industri merosot 0,54 persen. Sektor saham tambang naik 1,22 persen, dan catatkan penguatan terbesar.

Disusul sektor saham industri menanjak 0,89 persen dan sektor saham pertanian mendaki 0,51 persen.Saat IHSG melemah, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan. Saham-saham itu antara lain saham PKPK naik 34,74 persen ke posisi Rp 128, saham MGNA melonjak 34,62 persen ke posisi Rp 70, dan saham PSAB menanjak 25 persen ke posisi Rp 290 per saham.

Sedangkan saham-saham tertekan antara lain saham SULI turun 3,92 persen ke posisi Rp 147, saham AKRA tergelincir 2,95 persen ke posisi Rp 5.750 per saham, dan saham JSMR susut 2,82 persen ke posisi Rp 4.480 per saham.

Sebagian besar bursa Asia pun bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,79 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,84 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,72 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,15 persen. Sementara itu, indeks saham Shanghai tergelincir 0,60 persen dan indeks saham Singapura susut 0,14 persen.

Analis PT Binaarhta Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, IHSG menurun lantaran pelaku pasar global sangat menyayangkan kondisi ekonomi global yang masih tidak kondusif. Ini karena terkait dengan meningkatnya tensi perang dagang di antara Amerika Serikat dan China. “Sementara itu dari dalam negeri sentimen positif masih minim,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.

IHSG Tergelincir di Awal Sesi

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada pembukaan perdagangan di awal pekan ini. Pelemahan ini mengikuti bursa Asia yang juga berada di zona merah. Pada pembukaan perdagangan saham, Senin 26 Maret 2018,

IHSG turun 33,89 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.178,34. Indeks saham LQ45 turun 0,79 persen ke posisi 1.009,52. Sebagian besar indeks saham acuan melemah. Ada sebanyak 95 saham menguat namun tak mampu mengangkat laju IHSG.

Sebanyak 94 saham melemah dan 88 saham diam di tempat. Pada awal perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.181,45 dan terendah 6.171,45.

Adapun total frekuensi perdagangan saham sekitar 17.333 kali dengan volume perdagangan 567,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 278,2 miliar. Investor asing masih jual saham. Aksi jual saham tercatat Rp 23 miliar di total pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran 13.762.

Tercatat, sebagian besar sektor saham memerah. Hanya ada dua sektor yang menghijau yaitu perkebunan dan pertambangan. Sektor saham keuangan mencatat pelemahan terbesar 0,87 persen. Disusul sektor saham aneka industri turun 0,77 persen dan sektor saham perdagangan melemah 0,42 persen.

Saham-saham yang catatkan penguatan antara lain saham PKPK naik 24,21 persen ke posisi Rp 118 per saham, saham RBMS naik 22,66 ke posisi Rp 318 per saham, dan saham OASA menguat 16,08 persen ke posisi Rp 332 per saham. Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham LPLI merosot 10,68 persen ke posisi Rp 184 per saham, saham ICON melemah 5,04 persen ke posisi Rp 113, dan saham BKDP tergelincir 4,90 persen ke posisi Rp 97 per saham.

Laju IHSG di awal pekan ini senada dengan Bursa Asia. Mengutip CNBC, Senin (26/3/2018), indeks patokan ASX 200 Australia dibuka melemah atau turun 0,57 persen di 5.787,4. Sektor keuangan menjadi pemberat utama dengan turun 0,81 persen. Di Jepang, Nikkei 225 turun 1,02 persen dalam perdagangan pagi. Indeks Topix turun 0,83 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,41 persen.

sumber : liputan6.com

Investor Asing Borong Saham, IHSG Cetak Rekor

Investor Asing Borong Saham, IHSG Cetak RekorKontak Perkasa – Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 37,92 poin (0,62 persen) ke level 6.069 setelah bergerak di antara 6.038-6.071 pada hari ini, Rabu (22/11).

Level penutupan tersebut merupakan rekor terbaru. Sebelumnya, IHSG mencatatkan rekor penutupan pada perdagangan Selasa (7/11) di level 6.060.

Sementara di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah ditutup menguat 6 poin (0,04 persen) ke level Rp13.523 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.506-Rp13.528.

RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,03 triliun dengan volume 10,85 miliar lembar saham. Sementara, perdagangan di pasar reguler hari ini, investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp708,04 miliar.

Sebanyak 189 saham naik, 152 saham turun, dan 134 saham tidak bergerak. Sementara delapan dari 10 indeks sektoral menguat. Penguatan terbesar dialami oleh sektor aneka industri yang menguat sebesar 3,27 persen

Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang yang naik sebesar 0,48 persen, indeks Kospi di Korsel naik sebesar 0,39 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,62 persen.

Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak menguat sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik 0,29 persen, indeks DAX di Jerman turun 0,15 persen, dan indeks CAC di Perancis naik 0,01 persen. (gir)

sumber : cnnindonesia.com/ekonomi