PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Usai Cetak Rekor, IHSG Lanjutkan Penguatan

Usai Cetak Rekor, IHSG Lanjutkan Penguatan
Kontak Perkasa, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan saham Kamis pekan ini. Ini usai mencetak rekor penutupan kemarin.

Pada pembukaan perdagangan saham, Kamis (28/12/2017), IHSG naik 0,31 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.283,4. Indeks saham LQ45 turun tipis 0,02 persen ke posisi 1.062,82. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 92 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 30 saham melemah. Di luar itu, 84 saham lainnya diam di tempat. Pada awal perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.285,25 dan terendah 6.279,14.

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan saham Kamis pekan ini. Ini usai mencetak rekor penutupan kemarin.

Pada pembukaan perdagangan saham, Kamis (28/12/2017), IHSG naik 0,31 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.283,4. Indeks saham LQ45 turun tipis 0,02 persen ke posisi 1.062,82. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 92 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 30 saham melemah. Di luar itu, 84 saham lainnya diam di tempat. Pada awal perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.285,25 dan terendah 6.279,14.

Usai Tembus Rekor, Laju IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung mendatar pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Ruang gerak IHSG cenderung terbatas karena dibayangi oleh aksi ambil untung investor.

Demikian disampaikan Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

“Diperkirakan IHSG akan bergerak mulai terbatas di sisa 2 hari perdagangan selanjutnya menjelang tutup tahun,” kata dia.

Lanjar menerangkan, laju IHSG cenderung terbatas setelah terus naik dan kembali menembus rekor. Kemarin, IHSG ditutup menguat 56,15 poin ke level 6.277,16.

“IHSG ditutup menguat 56,15 poin ke level tertinggi selanjutnya 6.277,16 dengan optimisme window dressing di akhir tahun,” jelas dia.

Penguatan IHSG didorong sektor industri dasar, keuangan, dan pertanian. Dia menjelaskan, produsen semen menguat setelah mencatatkan pelemahan sepanjang tahun ini.

“Sektor keuangan optimistis dipimpin saham BDMN seiring rencana pembelian MUFG kembali memanas. Sedangkan sektor pertanian disebabkan rebound-nya permintaan dan harga CPO di akhir tahun ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, investor asing turut mencatatkan aksi beli bersih dengan nilai Rp 386,04 miliar.

Pada perdagangan saham kali ini, Lanjar memperkirakan IHSG berada pada support 6.220 dan resistance 6.285. Saham rekomendasi Lanjar antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Petrosea Tbk (PTRO).