PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Wall Street bervariasi di tengah penurunan harga minyak

20160721wall-street-002KONTAK PERKASA FUTURES – Saham-saham di Wall Street ditutup bervariasi pada Senin (Selasa pagi WIB), setelah berfluktuasi dalam kisaran sempit, karena harga minyak jatuh setelah membukukan keuntungan kuat baru-baru ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 23,15 poin atau 0,12 persen menjadi berakhir di 18.529,42. Indeks S&P 500 ditutup turun tipis 1,23 poin atau 0,06 persen menjadi 2.182,64. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq naik 6,23 poin atau 0,12 persen menjadi 5.244,60.

Xinhua melaporkan, harga minyak turun pada Senin (Selasa pagi WIB), dengan kedua kontrak, minyak mentah AS dan minyak mentah Brent jatuh lebih dari tiga persen, setelah data menunjukkan bahwa produsen minyak AS menambahkan rig untuk minggu kedelapan berturut-turut.

Pada Jumat (19/8) harga minyak berfluktuasi dalam kisaran ketat, dengan minyak AS mencatat kenaikan beruntun selama tujuh hari, sehingga para pedagang mencari alasan untuk mengunci keuntungan setelah rebound kuat baru-baru ini.

Minyak mentah AS dan minyak mentah Brent telah naik sekitar 15 persen dalam tujuh sesi terakhir didorong spekulasi bahwa Arab Saudi dan anggota lainnya dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada bulan depan akan menyetujui kesepakatan pembekuan atau pembatasan produksi dengan anggota non-OPEC yang dipimpin oleh Rusia.

Sementara itu, para investor terus memantau Ketua Federal Reserve Janet Yellen, yang dijadwalkan akan menyampaikan pidato pada Jumat tentang ekonomi AS dan kebijakan moneter pada Simposium Kebijakan Ekonomi di Jackson Hole, Wyoming.

Dalam berita perusahaan, Pfizer setuju untuk membeli perusahaan obat AS Medivation senilai 81,50 dolar AS per saham, atau sekitar 14 miliar dolar AS. Saham Pfizer merosot 0,40 persen menjadi 34,84 dolar AS, sementara saham Medivation meroket 19,74 persen menjadi 80,42 dolar AS per saham.

 

COPYRIGHT © ANTARA 2016

 KONTAK PERKASA FUTURES