PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Wall Street bervariasi di tengah risalah Fed dan data ekonomi | PT. KONTAK PERKASA

20160721wall-street-002

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR – Wall Street ditutup bervariasi pada Rabu (Kamis pagi WIB), dengan Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 memperbarui rekor penutupan mereka, karena investor mencerna risalah Federal Reserve dari pertemuan November di tengah sejumlah data ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 59,31 poin atau 0,31 persen menjadi berakhir di 19.083,18 poin, dan indeks S&P 500 naik tipis 1,78 poin atau 0,08 persen menjadi 2.204,72 poin. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq turun 5,67 poin atau 0,11 persen menjadi ditutup pada 5.380,68 poin.

Menurut risalah yang dirilis Rabu sore, produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh pada laju yang lebih cepat pada kuartal ketiga dibandingkan pada semester pertama tahun ini, dan bahwa kondisi pasar tenaga kerja terus menguat dalam beberapa bulan terakhir.

“Anggota (FOMC) umumnya sepakat bahwa alasan untuk peningkatan kebijakan suku bunga telah terus menguat. Namun, anggota menekankan bahwa jalan sebenarnya dari suku bunga federal funds akan bergantung pada prospek ekonomi yang diinformasikan oleh data yang masuk,” kata risalah.

Di sisi ekonomi, pesanan baru AS untuk barang-barang tahan lama pada Oktober meningkat 11,0 miliar dolar AS atau 4,8 persen menjadi 239,4 miliar dolar AS, jauh di atas konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu.

Dalam laporan terpisah, departemen mengumumkan bahwa penjualan rumah keluarga tunggal baru pada Oktober 2016 berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 563.000 unit, gagal memenuhi perkiraan pasar 590.000 unit.

“Namun demikian, penurunan lebih besar dari yang diharapkan pada Oktober, datang sebelum kenaikan baru-baru ini dalam suku bunga hipotek (KPR), yang kemungkinan akan menempatkan peredam pada setiap momentum kenaikan di pasar perumahan menuju ke 2017,” kata Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial.

Dalam pekan yang berakhir 19 November, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 251.000 meningkat 18.000 dari level direvisi minggu sebelumnya, lapor Departemen Tenaga Kerja AS, Rabu.

Sementara itu, Indeks Pembelian Manajer (PMI) untuk sektor manufaktur AS yang disesuaikan secara musiman dari Markit datang di 53,9 pada November, naik dari 53,4 pada Oktober, menandakan peningkatan kuat lebih lanjut dalam kondisi bisnis secara keseluruhan di sektor manufaktur.

Pasar saham AS akan ditutup pada Kamis untuk liburan hari Thanksgiving, demikian Xinhua.

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

COPYRIGHT © ANTARA 2016