PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

Wall Street sedikit menguat jelang rilis risalah FED

images (3)KONTAK PERKASA FUTURES –  Saham-saham di Wall Street sedikit menguat pada awal perdagangan Rabu, karena investor mempertimbangkan laba peritel yang bervariasi dan menunggu rilis risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve untuk April. Setelah lebih dari satu jam perdagangan, Dow Jones Industrial Average naik 21,06 poin (0,12 persen) pada 18.333,45. Indeks berbasis luas S&P 500 naik tipis 1,16 poin (0,05 persen) menjadi 2.128,99, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 1,10 poin (0,02 persen) pada 5.060,91. Jaringan toko diskon Target naik 0,4 persen setelah melaporkan laba kuartal pertamanya melonjak 51,6 persen dari setahun lalu menjadi 635 juta dolar AS dan meningkatkan proyeksi labanya untuk setahun penuh. Peritel material perbaikan rumah Lowes kehilangan 3,7 persen setelah hasil kuartal pertamanya mengecewakan. Jaringan pemasok perlengkapan kantor Staples melaporkan penurunan laba 39 persen di kuartal pertama, mengutip penutupan toko di Amerika Utara dan dolar yang lebih kuat. Saham Staples turun 1,7 persen. Saham-saham hampir tidak beranjak pada Selasa, dengan Dow naik tipis ke rekor tinggi dan S&P 500 merosot setelah membukukan rekor penutupan tertinggi selama tiga hari beruntun. Investor sedang menunggu risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 28-29 April yang akan dirilis pada sore hari, berharap menemukan petunjuk tentang rencana The Fed menaikkan suku bunga mendekati nolnya pada tahun ini. Pernyataan Fed pasca-pertemuan telah membiarkan kerangka waktu terbuka untuk sebuah kenaikan suku bunga. “Kami tidak memperkirakan perubahan substantif — risalah akan terus menyoroti pandangan FOMC bahwa mayoritas pelambatan disebabkan faktor-faktor sementara,” kata Barclays dalam sebuah catatan penelitian. Peritel suku cadang mobil Pep Boys melompat 14,6 persen setelah The Wall Street Journal melaporkan perusahaan ekuitas swasta Golden Gate Capital dan lainnya baru-baru ini menyatakan minatnya untuk membeli perusahaan tersebut. Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik tipis menjadi 2,29 persen dari 2,28 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun naik ke 3,08 persen dari 3,07 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah, demikian AFP.